Detail Berita

SMAN 3 LANGSA SUKSES MELAKSANAKAN ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM (AKM).
Publish Tanggal : 28-09-2021, Kategori : Berita Umum
 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Ujian Sekolah, Peniadaan Ujian Nasional (UN) dan Ujian Kesetaraan Tahun Pelajaran 2020/2021. Surat Edaran yang diterbitkan pada Februari 2021 ini ditujukan kepada seluruh Gubernur, Bupati dan Walikota di seluruh Indonesia. Adapun ujian yang digunakan tahun ini adalah Asesmen Kompetensi Minimum (AKM).

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan salah satu instrumen Asesmen Nasional (AN) sebagai pengganti Ujian Nasional (UN)yang di dalamnya berisi survey karakter, dan survey lingkungan .Instrumen AKM sendiri merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua murid untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat.

Didalam AKM tersebut, SMAN 3 Langsa bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Aceh dan Pengawas LPMP Pusat, dan  untuk melakukan ujian tersebut, di hari pertama Senin ujian AKM dipantau secara langsung oleh Pengawas Bapak Hamzah MA, Dan di hari Selasa oleh ibu Linda Agustina S.Pd sedangkan untuk ujian dilaksanakan sacara off line dengan jumlah terbatas dengan protokol kesehatan secara ketat. Peserta yang mengikuti ujian  tersebut hanya 45 Siswa dan dibagi dalam tiga kelas.

WhatsApp Image 2021-09-28 at 12.37.11 (1)

Kegiatan  AKM sendiri berlangsung di Lab.Komputer sekolah yang dipandu langsung dari Tim Pengawas Dinas LPMP, adapun waktu pelaksanaannya pada hari Senin dan Selasa (27 dan 28 September 2021).  Dimulai dari jam 07.30 hingga selesai pukul 9.30 WIB.

Menurut Kepala Sekolah Drs Suhafrinal, M.Pd menyampaikan AKM ini tentunya berbeda dengan Ujian Nasional, kalau asesmen nasional AKM itu menyajikan masalah-masalah dengan beragam konteks yang diharapkan mampu di selesaikan oleh murid menggunakan kompetensi literasi membaca dan numerasi yang di milikinya. Dengan maksud untuk mengukur kompetensi secara mendalam, tidak sekedar penguasaan konten.  Adapun kompetensi yang diukur adalah literasi dan numerasi.

“Ujian ini memang kami selenggarakan dengan tujuan siswa-siswa sejak dini kita biasakan dengan soal-soal yang ada pada AKM nantinya, untuk saat ini, kami ujiankan secara terbatas dulu hanya 45 siswa, untuk ke depan insyaallah akan lebih banyak. Dengan harapan seluruh siswa nanti sudah bisa tahu gambaran soal yang ada pada AKM” ungkap Kepsek Bapak suhafrinal.

Perlu diketahui bahwa literasi membaca dan numerasi, mencakup beberapa kompetensi, di antaranya:

1) mencakup ketrampilan berfikir logis sistematis.

2) ketrampilan bernalar menggunakan konsep serta pengetahuan yang telah dipelajri.

3) ketrampilan memilah serta mengolah informasi. 

Bapak Heri Risdianto M.Pd selaku Ketua Tim Panitia Pelaksanaan AKM, mengatakan tujuan AKM adalah sebagaimana petunjuk pelaksanaan dan lainnya untuk memetakan kondisi mutu sekolah, karakter siswa, lingkungan sekolah/belajar, serta sarana dan prasarana sekolah.