Detail Berita

230 Siswa Dan Siswi SMA N 3 Langsa Terima Vaksinasi Covid-19
Publish Tanggal : 10-09-2021, Kategori : Informasi Sekolah
 

 Sebanyak 230 siswa SMA Negeri 3 Langsa mengikuti program vaksinasi Covid-19 di Musholla Sekolah. Vaksinasi yang dilakukan oleh Tim dari Puskesmas Langsa Kota bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Langsa, dan pihak sekolah dilaksanakan hari  8 September 2021.

Kepala SMA Negeri 3 Langsa, Drs.Suhafrinal M.Pd. mengatakan bahwa vaksinasi di sekolah, khususnya di SMA Negeri 3 Langsa, merupakan tindak lanjut progam pemerintah untuk usia 12-18 tahun. “Oleh karena itu, kami menyambut baik dan sangat proaktif agar program vaksinasi terlaksana,” ujar Bapak Suhafrinal  dalam keterangannya. “Selain itu, program vaksinasi untuk pelajar ini juga dilakukan dalam rangka untuk meningkatkan imun peserta didik supaya lebih aman dalam menghadapi pembelajaran tatap muka.

Suntik Vaksin ini merupakan kegiatan vaksinasi dosis pertama. Dosis kedua akan diberikan pada taanggal 6 Oktober 2021 mendatang. Vaksinasi Covid-19 untuk siswa SMA Negeri 3 Langsa ini menggunakan vaksin Sinovac.

Vaksinasi Covid-19 ini diselenggarakan khusus untuk siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Langsa.Tidak ada peserta lain yang ikut vaksinasi. Para guru dan karyawan SMA N 3 Langsa pada beberapa waktu yang lalu sudah melakukan vaksinasi semua.

WhatsApp Image 2021-09-10 at 09.06.51 (1)

Sementara itu, menurut salah satu siswi yang ikut program vaksinasi bahwa program vaksinasi ini membuat tenang pikirannnya. “Nggak sakit, nggak takut, saya sangat senang mengikuti kegiatan vaksinasi ini karena ingin cepat masuk sekolah,” ucap teguh.

Saat vaksinasi, para siswa hanya menunjukkan fotokopi Kartu Keluarga (KK) di meja pendaftaran ulang. Vaksinasi dimulai siswa kelas X pada pukul 07.30, dan dilanjutkan siswa kelas XI pada dua jam berikutnya,pihak sekolah menyediakan  meja screening kesehatan dengan puluhan kursi berjajar di Ruang Mushola. Untuk penyuntikan tersedia di ruang ruang tertutup yang telah di desain sedemikian rupa. Bapak Suhafrinal menambahkan, dengan memvaksin semua peserta didiknya merupakan langkah awal untuk mencapai herd immunity. Dengan begitu, sekolahnya memenuhi salah satu syarat untuk mengadakan pembelajaran tatap muka. Tentunya bila kondisi telah membaik dan sudah ada arahan dari pemerintah. 

WhatsApp Image 2021-09-10 at 09.06.51

WhatsApp Image 2021-09-10 at 09.06.52